Search
Close this search box.

Gerilya Prabowo Dapatkan Ahli Terbaik Dunia dan Global Best Practice (GBP)

Sudah menjadi rahasia umum kalau Presiden Prabowo kuasai 6 bahasa dan gemar baca. Ia juga gemar belajar kebijakan terbaik dunia (GBP) langsung dari ahli-ahli ternama.

”Saya ingin ekonomi Indonesia tumbuh lebih cepat. Saya ingin hapus kemiskinan. Karena Anda ahli di bidang ini, saya ingin masukan-masukan Anda.” Demikian ujar Calon Presiden Prabowo ke Prof. Jeffrey Sachs melalui sambungan Zoom tiga tahun yang lalu di pertengahan 2022.

Dunia mengenal Prof. Sachs sebagai ahli ekonomi yang merancang Sustainable Development Goals (SDGs). Ia juga penulis buku best seller dunia “The End of Poverty”. Setelah rutin bertukar pikiran dengan Presiden Prabowo sejak 2022, mulai 24 Maret 2025, dunia sekarang juga mulai mengenalnya sebagai salah satu penasehat pro bono BPI Danantara.

Baca Juga :   Belajar dari India, Makan Gratis di Sekolah Prasyarat Mutlak Indonesia Emas 2045

Ikhtiar akselerasi pertumbuhan ekonomi dan penuntasan kemiskinan perlu kebijakan-kebijakan yang tepat. Kemauan Presiden kita belajar dari ahli-ahli terbaik dunia beri Indonesia double benefit:

✅ Adopsi kebijakan terbaik dunia / GBP.
✅ Tingkatkan kesadaran dunia akan Indonesia.

Ahli Terbaik Dunia, untuk Indonesia Mendunia

Selain Prof. Sachs, berikut sebagian ahli terbaik dunia yang telah diajak Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih untuk berbagi keahliannya:

  • Ray Dalio, penulis “Principles for Dealing with the Changing World Order”, salah satu investor tersukses dunia.
  • Ha Joon Chang, penulis “Kicking Away the Ladder” dan “23 Things They Don’t Tell You About Capitalism”, salah satu ahli terbaik sejarah ekonomi dan ekonomi pembangunan.
  • John Mearsheimer, penulis “The Tragedy of Great Power Politics”, penemu teori offensive realism, salah satu ahli terbaik hubungan internasional modern.
  • Paul Keating, mantan PM Australia yang terkenal sebagai bapak modernisasi ekonomi Australia dan pencetus tabungan masa pensiun Super Annuation Fund.
  • Tony Blair, mantan PM Inggris yang terkenal sebagai bapak desentralisasi Inggris dan pengelola kestabilan dan pertumbuhan ekonomi.
  • James Robinson, penulis “Why Nations Fail” yang juga adalah pemenang Nobel ekonomi 2024.
  • Caesar Hidalgo, penulis “The Atlas of Economic Complexity”, salah satu ahli terbaik pengembangan ekonomi dan perdagangan.
Baca Juga :   Respons Survei Litbang Kompas, Pengamat: Kepercayaan dan Keyakinan Publik bersama Prabowo-Gibran

Catatan: Prof. Caesar juga telah membantu KADIN memetakan peluang ekspor Indonesia, dan akan memaparkan kajiannya secara publik hari ini: Rabu 25 Maret 2025 jam 19.00 di Menara KADIN Indonesia.

Contoh Adopsi Global Best Practice (GBP) di Program Unggulan Presiden Prabowo

  • Makan Bergizi Gratis (MBG) adopsi GBP dari koleksi GBP School Meals Coalition (SMC), koalisi 100+ negara dan 140+ mitra pembangunan yang menjalankan MBG. Indonesia resmi gabung dengan SMC di akhir 2024.
  • Sekolah Rakyat adopsi GBP dari berbagai SD s/d SMA terintegrasi asrama khusus untuk peserta didik tidak mampu di India, seperti Kalinga Institute of Social Sciences (KISS) dan Shanti Bhavan Project yang terbukti putus rantai kemiskinan.
  • Sekolah Unggulan adopsi GBP dari 79 High School for the Gifted (HSG) Vietnam dan Gifted Education Programme (GEP) Singapura yang beri pendidikan khusus untuk peserta didik dengan kecerdasan dan bakat istimewa, sesuai UU 20/2003 Pasal 5 Ayat 4 – agar bisa berkembang sesuai potensinya.
Baca Juga :   Confronting Greenflation in the Climate Battle
Prabowo-Subianto-icon-bulet

Artikel Terkait

Baca Juga