Search
Close this search box.

Budiman Sudjatmiko: Ingin Keadilan Tanpa Mengoreksi Ketimpangan Itu Sama dengan Omon-Omon

Foto: tribunnews

Jakarta – Wakil Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN), Budiman Sudjatmiko menilai paparan Prabowo Subianto dalam dialog Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) beberapa waktu lalu, menunjukkan konsistensinya berupaya memperbaiki ketimpangan yang ada di Indonesia.

Budiman melihat pendapat yang dilontarkan Prabowo lebih dari sekadar melempar wacana pembangunan keadilan belaka. Menurutnya, Prabowo fokus pada upaya memperbaiki ketimpangan yang dapat diraihnya dengan langkah yang jelas.

"Membangun keadilan tanpa langkah konkret hanya wacana yang sarat nuansa etis. Sementara mengoreksi ketimpangan, harus dibangun dengan upaya yang logis, rasional. Ingin keadilan tanpa mengkoreksi ketimpangan itu tidak mungkin, itu sama dengan omon-omon” kata Budiman kepada wartawan di Jakarta, Minggu (14/1).

Baca Juga :   Prabowo Subianto Doakan Kemenangan Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan saat Sambangi PKB

Budiman mencontohkan program hilirisasi sebagai satu upaya logis dan rasional yang terus didorong Prabowo. Menurutnya hilirisasi bisa menjadi 'solusi antara' yang efektif untuk memperbaiki ketimpangan tersebut.

Baca Juga :   Prabowo Acungkan Jempol Masakan Opor Ayam Chef Bobon Santoso

"Dalam hal industri ekstraktif dan hilirisasi, beliau paham akar masalahnya. Ketimpangan nilai tambah antara pebisnis bahan mentah dan manfaat yang diterima masyarakat di sekitar area pertambangan adalaha sesuatu yang nyata terjadi." tuturnya

Baca Juga :   Prabowo Acungkan Jempol Masakan Opor Ayam Chef Bobon Santoso

"Dengan hilirisasi pebisnis bahan mentah tidak lagi seenaknya hanya keruk, jual, kirim. Rakyat juga bisa mendapatkan lapangan pekerjaan dan manfaat ekonomi lainnya berkat hilirisasi, karena bahan tersebut diproses terlebih dahulu.” lanjut Budiman.

Baca Juga :   Pesan Prabowo di Medan: Ratusan Lidi Digabung akan Sulit Dipatahkan

Bahkan manfaatnya akan lebih besar lagi jika hilirisasi nantinya diikuti dengan industrialisasi.

Baca Juga :   Peran Strategis Program Legislatif dalam Mengatasi Tantangan Ketersediaan Sembako: Perspektif Calon Anggota DPR

"Jika hilirisasi kemudian dilanjutkan dengan industrialisasi skala penuh, maka akan menghasilkan produk-produk yang bernilai tinggi. Makin banyak masyarakat terbantu. Lebih banyak pekerjaan, lebih tinggi standar kehidupan." tuturnya.

Baca Juga :   Prabowo Subianto: Komitmen untuk Koperasi dan Dukungan Ekonomi Rakyat

Usaha memperbaiki ketimpangan lewat hilirisasi ini, nilai Budiman, adalah bukti Prabowo adalah pemimpin yang strategis dan visioner.

Baca Juga :   Gus Miftah Sebut Program Makan Siang Prabowo Subianto Serupa dengan Ajaran Nabi Ibrahim

“Pak Prabowo adalah tipe pemimpin strategis dan visioner yang selalu punya pemikiran dan tindakan berjangka panjang. Bukan pemimpin yang bermodal populisme dan hanya tebar janji jangka pendek,” tegas Budiman.

Baca Juga :   Prabowo Gagas Pilot Project Rumah Panggung dan Terapung di Pantura, Digarap oleh Unhan

“Bukan tipe pemimpin yang hanya pandai menyusun kata, sekedar retorika omon omon,” pungkas dia. (SENOPATI)

Baca Juga :   Siap Ikuti Kirab Kebangsaan, Prabowo Tiba di Semarang Disambut Heboh Ratusan Ribu Warga
Prabowo-Subianto-icon-bulet

Artikel Terkait

Baca Juga